eonepoerma.blogspot.com ~ Dari segi bahasa, amtsal merupakan bentuk plural
dari matsal, mitsli dan matsil, seperti halnya syabah, syibhi
dan syabih yang artinya adalah sama atau serupa.[1] Sementara dari segi istilah atau terminologis, Al-Qattan menyusun
definisi amtsal al-Quran sebagai berikut :
ابراز المعنى في صورة رائعة موجزة لها
وقعها في النفس سواء كانت تشبيها أوقولا مرسلا
Mengungkapkan makna suatu ayat dalam bentuk yang sederhana dan menarik bagi jiwa untuk memahaminya, baik dengan bentuk perumpamaan ataupun ungkapan simbolis.[2]
Sedangkan
Ibnu Qoyyim mendefinisikan amtsal al-quran sebagai
تشبيه شيئ بشيئ في حكمه وتفريب
المعقول من المحسوس
Mengumpamakan sesuatu dalam menghukumi sesuatu yang lain dan mendekatkan hal yang abstrak kepada hal yang lebih konkrit.
Dr. Zaglul Salim mengatakan dengan
singkat tentang amtsal yang langsung dihubungkan dengan al-Quran, yakni amtsal
adalah ibrah yang disusun dengan batas-batas makna lughawi tetapi yang dituju
adalah makna balagh.[3]
Dari
definisi - definisi di atas jelaslah bahwa amtsal al-Quran merupakan upaya
simplifikasi (penyederhanaan) dan simbolisasi pesan al-Quran dalam bentuk
perumpamaan agar lebih mudah dimengerti dan difahami. Amtsal juga adalah
menampilkan arti yang tidak tampak dengan penampilan bentuk inderawi diramu
dengan rasa indah dan mempesona, baik mengandung tasybih ataupun mursal.[4] Hal ini bisa
dimengerti karena dalam penyampaian suatu pesan, biasanya akan lebih mudah
difahami jika dibuat dalam bentuk contoh-contoh dan perumpamaan yang lebih
membumi atau konkrit.
[1] Ahmad Warson Munawwir, Kamus al-Munawwir, (Pustaka Progressif :
Surabaya, 1997) cet ke 4 hlm 1309.
[2] Manna’al-Qattan, Mabahits fi Ulum al-Quran
, Riyadh, tt, hlm. 283.
[3] Dikutip dari Rahmat, Syafei, Pengantar Ilmu
Tafsir, (Pustaka Setia : Bandung, 2006) hlm. 145.
0 Response to "Definisi Amtsal Al-quran"