Amtsal Al-qur'an


Kali ini, eonepoerma.blogspot.com ~ Share lagi nich.....  smoga dapat bermanfaat,,,, 
       
         Salah satu keunikan al-Quran ialah segi metode pengajaran dan penyampaian pesan-pesannya ke dalam jiwa manusia. Metode al-Quran dalam menyampaikan pesan-pesan tersebut merupakan metode yang paling singkat,mudah dan jelas.
             Salah satu metode pengajaran al-Quran yakni melalui penyampaian melalui ungkapan matsal, dalam hal-hal yang sangat mendasar dan abstrak.
          Hal-hal yang bersifat abstrak tersebut diungkapkan melalui perumpamaan yang bersifat konkret (hissi). Metode ini dimaksudakan untuk menjelaskan dan menegaskan makna pesan yang terkandung di dalamnya.
            Al-Mawardi berpendapat bahwa ilmu amtsal al-quran merupakan salah salah satu ilmu yang paling penting dalam studi al-quran. Karena dengan perumpamaan akan lebih mendekatkan pemahaman manusia terhadap suatu abyek kajian yang dimaksud, dalam hal ini pesan yang terkandung dalam ayat-ayat al-Quran.[1] As-Suyuti mendasarkan kepada hadits Nabi tentang pentingnya studi amstal al-Quran, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah RA yang berbunyi :

    ان القرأن نزل على خمسة أوجه حلال وحرام ومحكم ومتشا به وأمثا ل فاعلموا بالحلال وادجتنبواالحرام واتبعواالمحكم وأمنوا بالمتشابه واعتبرواالامثال

            Artinya, sesungguhnya al-Quran diturunkan atas lima aspek, halal, haram, muhkam, mutasyabih dan amtsal. Maka pahamilah yang halal, jauhi yang haram, ikuti yang muhkam, yakini yang mutasyabih dan renungkan yang amtsal. (HR. Baihaqi).[2]
            Allah swt mengisyaratkan penggunaan amtsal dalam al-quran sebagai salah satu metode penyampaian pesan-Nya kepada umat manusia. Sebagaimana firman-Nya dalam S. al-Hasyr ayat 21. 

   وتلك الآمثا ل نضربها للناس لعلهم يتفكرون

Dan Perumpamaan-perumpaman itu kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.
            Kemudian dalam S. al-Ankabut ayat 43 : 
            وتلك الآمثال نضربها للناس وما يعقلها الا العالمون

Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tidak ada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.



[1] Jalaludin as-Suyuti, al-Itqon fi Ulum al-Quran, (Dar al-Fikr : Beirut, tt) Juz 2, hlm. 131.
[2] Ibid.
 

0 Response to "Amtsal Al-qur'an"