eonepoerma.blogspot.com ~ Macam-macam Amtsal Al-qur'an diantaranya :
1. Amtsal Musarrahah.
Amtsal
Musarrahah artinya amtsal dalam al-Quran yang menggunakan lafad al-mitsl atau
lafad yang mengarah kepada suatu perumpamaan. Jenis amtsal musarrahah ini di
dalam al-Quran banyak sekali ditemukan. Sebagai contoh :
a. Firman Allah tentang profil
orang-orang munafik dalam S. Al-Baqarah 17-19.
Perumpamaan mereka adalah seperti
orang yang menyalakan api[1],
maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya yang
menyinari mereka dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat.
Mereka tuli, bisu dan buta,[2]
maka tidaklah mereka kembali ke jalan yang benar. Atau seperti orang-orang yang
ditimpa hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat, mereka
menyumbat telinganya dengan anak
jarinya, karena mendengar suara petir sebab takut akan mati.[3]
Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir.
Dalam ayat ini Allah SWT membuat dua perumpamaan
bagi orang-orang munafik. Pertama dengan kalimat naariyan dalam bahasa kamatsalilladzinas
tauqada naro. Karena dalam api ada unsure cahaya. Kedua dengan makna maaiyyan(air)
dalam bahasa aw kashayyibim min assama. Dalam perumpamaan yang pertama,
Allah SWT memberikan ibarat bagi orang munafik seperti orang-orang yang
menyalakan cahaya(api) untuk menerangi dan memanfaatkanya, dalam hal
memperbaiki kualitas keislamanyya. Tetapi pada kenyataannya, cahaya yang mereka
nyalakan itu tidak menerangi hati mereka untuk tunduk kepada Allah SWT.
Sehingga Allah SWT mencabut cahaya (api) itu dari dada mereka, dan membiarkan
mereka tetap dalam kegelapan. Begitulah perumpamaan orang munafik ketika mereka
membiarkan cahaya keimanan dalam hati mereka padam dengan sendirinya, karena
kemunafikan mereka.
Dengan menggunakan
makna air dalam perumpamaan yang kedua, Allah SWT menjelaskan keadaan kaum
munafik seperti orang yang ditimpa hujan (air ) lebat dan petir yang
menyambar-nyambar, lalu mereka menutupi kedua telinga mereka karena ketakutan.
Begitulah
perumpamaan orang-orang munafik ketika mereka
mendengar peringatan dan kebenaran yang bersumber dari agama.[1]
a. Allah SWT memberikan gambaran tentang
perbedaan antara yang hak dan bathil dengan kata al-mai(air) dan an-naar
(api) dalam S. Arra’du ayat 17 Allah mengumpamakan yang benar (hak) dan
yang bathil dengan air dan buih atau dengan logam yang mencair dari buihnya.
Yang hak sama dengan air atau logam murni, sedang yang bathil sama dengan buih
air atau tahi logam yang akan lenyap dan tidak ada gunanya bagi manusia.[2]
2. Amtsal al-Kaminah.
Amtsal
ini maksudnya adalah perumpamaan dalam al-Quran yang tidak secara jelas
menggunakan kata perumpamaan, tetapi menggunakan kata yang menunjukan kepada
suatu perumpamaan dalam bentuk yang menarik dan sederhana. Atau amtsal yang tersembunyi.[3] Hal ini dapat
diketahui apabila disandarkan kepada sesuatu yang diumpamakannya. Seperti makna
dari
خير الامور الوسط
Didasarkan pada perumpamaan dalam al-Quran dalam ayat-ayat berikut ini :
-
Firman
Allah tentang sapi dalam S. Al-Baqoroh 68 :
3. Amtsal Al-Mursalah, yaitu ayat-ayat dalam
alquran yang dzahirnya bukan ayat-ayat amtsal tetapi sering digunakan sebagai
perumpamaan. Seperti :
a. S.
An-Najm ayat 58
b. S. al-Muddatsir ayat 38
c. S. al-Muminun 53
[1] Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah
[2] Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya.
[3] Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi
mereka (masing-masing)
0 Response to "Macam-Macam Amtsal Al-qur'an"